Van Gaal: Para Pemain PSG Tak Senang dengan Cara Main Neymar

Van Gaal: Para Pemain PSG Tak Senang dengan Cara Main Neymar

Louis van Gaal sempat mengamati situasi di Paris Saint-Germain. Menurutnya, ada ketidakpuasan tim dengan cara bermain Neymar.

Masa depan Neymar di PSG terus dispekulasikan. Bintang asal Brasil itu dirumorkan bakal kembali ke Barcelona, klub yang ditinggalkannya dua tahun lalu.

Didatangkan sebagai pemain termahal di dunia, seharga 222 juta euro, Neymar belum mampu membawa PSG melaju jauh di Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, Les Parisiens mentok di babak 16 besar.

Neymar sendiri kabarnya tak puas dengan level persaingan Liga Prancis, di mana PSG tampil dominan. Rendahnya level persaingan itu diyakini membuat PSG jadi kurang gereget di kompetisi Eropa.

Sementara pelatih legendaris Belanda Louis van Gaal menilai persoalan di PSG adalah kinerja sebagai tim. Setelah menyebut Neymar terlalu individualistis, dia juga meyakini skuat PSG tak suka gaya main Neymar yang kerap berlama-lama dengan bola dan memperlambat permainan.

“Mereka tak punya semangat tim yang tepat. Itu jelas. Saya melihat mereka di Parc des Princes ketika mereka mengalahkan Bayern 3-0 di Liga Champions pada 2017,” ujar Van Gaal dilansir AS.

“Saya melihat mereka di lapangan: rekan-rekan setim tak senang dengan gaya bermain Neymar. Dan mereka masih tak senang,” tambahnya.

Barcelona Sulit Juara Liga Champions, Van Gaal Salahkan Messi

Barcelona sulit menjuarai Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Eks pelatih Blaugrana, Louis van Gaal, menyalahkan Lionel Messi. Kenapa?

Sejak meraih Liga Champions pada musim 2014/2015, Barcelona sulit lagi memenanginya. Tiga musim pertama setelahnya, raksasa Catalan itu hanya mampu menembus perempatfinal sebelum bisa ke semifinal pada musim lalu.

Pada musim 2018/2019, Barcelona nyaris ke final. Setelah menang 3-0 atas Liverpool di Camp Nou pada leg pertama, Lionel Messi dkk justru berbalik kalah 0-4 di Anfield pada leg kedua dan kandas dengan agregat 3-4.

Prestasi Barcelona di Liga Champions itu menjadi sorotan Van Gaal. Messi, yang sudah menyumbang empat gelar Liga Champions untuk Barcelona, dinilai terlalu bermain secara individual sehingga menyulitkan timnya.

“Lihatlah Barcelona, berapa trofi Liga Champions yang mereka menangkan dengan pemain yang mereka bilang terbaik di dunia?” kata Van Gaal, yang melatih Barcelona pada 1997 hingga 2000, kepada El Pais.

“Lihatlah Neymar di PSG, berapa trofi Liga Champions yang mereka menangkan? Neymar dan Messi adalah pemain yang saya suka secara individu, tapi mereka bukan pemain tim. Messi harus bertanya pada dirinya sendiri kenapa sudah lama tak meraihnya sejak ia memenanginya.”

“Dia adalah pemain individu terbaik di dunia karena angka-angkanya yang luar biasa. Saya sangat menyukainy, tapi mengapa dia tidak memenangkannya dalam lima tahun terakhir? Kenapa? Sebagai kapten, dia harus bertanya kenapa timnya tidak bisa menang di Eropa,” pria asal Belanda itu menjelaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *