Satu Hal yang Bikin Pepe Dinilai Mirip Ronaldo dan Mbappe

Nicolas Pepe dinilai punya kemiripan dengan Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe akan satu hal. Apa itu?

Pepe menjadi pemain baru Arsenal pada musim panas ini. Pemain Pantai Gading itu dibeli seharga 80 juta euro atau setara Rp 1,2 triliun.

Dibeli mahal, winger 24 tahun itu dinilai belum memberi kontribusi maksimal. Dari 10 penampilan, Pepe baru mencetak satu gol dan 3 assist untuk The Gunners.

Mantan direktur olahraga Lille, Luis Campos, menilai Pepe tetaplah pemain berkualitas. Ia bahkan membandingkannya dengan bintang Juventus, Ronaldo, serta striker Paris Saint-Germain, Mbappe.

“Menurut saya, salah satu karakteristik pemain top adalah mereka senang dengan sepakbola,” ucap Campos kepada Sky Sports, seperti dilansir Mirror.

“Saya ingat pernah bekerja dengan Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe: mereka tahu segalanya tentang sepakbola. Mbappe bahkan tahu semua hasil di pertandingan divisi dua Prancis.”

“Nicolas Pepe ya seperti itu. Dia contoh lain dari pentingnya pemain menyukai sepakbola. Setelah pertandingan, dia menyaksikannya lagi dua kali, untuk membuatnya lebih sempurna lagi,” jelasnya.

Peringatan untuk Pepe: Bikin Banyak Gol atau Out dari Tim Utama!

Nicolas Pepe diperingatkan untuk segera rutin bikin gol. Sebab jika terus seret gol, Pepe bisa ditendang dari tim utama.

Pepe dibeli Arsenal dari Lille dengan banderol 72 juta paun yang merupakan rekor transfer klub tersebut. Penampilah hebatnya bersama Lille musim lalu dengan torehan 22 gol dan 11 assist jadi alasannya.

Tapi, Pepe masih kesulitan memperlihatkan performa terbaiknya. Sejauh ini, dia baru bikin satu gol dari 10 penampilan di seluruh kompetisi, itu pun lewat penalti saat menghadapi Aston Villa.

Di Premier League, Pepe baru empat kali bermain penuh. Statistik kurang oke selama tiga bulan pertama membuat Pepe disorot habis.

Memang Pepe masih dalam proses adaptasi, tapi dengan harga mahalnya, maka dia harus cepat-cepat tampil oke di lapangan. Apalagi Arsenal butuh Pepe di tengah absennya Alexander Lazacette.

Justru ketika Pepe masih loyo, pemain muda macam Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli malah bersinar. Saka mampu satu gol dan tiga assist, sementara Martinelli punya empat gol.

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mewanti-wanti agar Pepe bisa segera moncer kalau tidak ingin posisinya digeser Saka atau Martinelli.

“Saya suka pemain itu dan saya rasa transfernya adalah keputusan bagus. Dia belum sepenuhnya beradaptasi dan Anda harus memberinya waktu. Sepertinya saat ini dia kurang bebas bermain seperti saat masih di Prancis,” ujar Wenger kepada Omnisport.

“Saya sudah melihat karakter permainannya, khususnya saat gerakan tanpa bola, dia jarang melakukannya. Di sisi lain, saya harus katakan bahwa kami punay pemain muda oke yang bisa bermain di sayap, dan dia harus bersaing ketat untuk menjaga posisinya,” sambungnya.