Real Madrid Ditunggu Jadwal Padat: 7 Laga dalam 22 Hari

Real Madrid Ditunggu Jadwal Padat: 7 Laga dalam 22 Hari

Real Madrid sudah ditunggu jadwal padat mulai akhir pekan ini, usai jeda internasional berakhir. Los Blancos punya 7 laga dalam 22 hari.

Akhir pekan ini, Madrid akan kembali bertanding setelah jeda internasional berakhir. Gareth Bale dkk langsung dihadapkan pada jadwal padat selama hampir sebulan ke depan.

Selama 22 hari, sejak 14 September hingga 5 Oktober 2019, ada 7 laga yang akan dilakoni Madrid. Lima pertandingan di Liga Spanyol 2019/2020, dan dua di Liga Champions.

Rangkaian jadwal padat Madrid diawali dengan menghadapi Levante di Santiago Bernabenu pada pekan keempat Liga Spanyol 2019/2020, Sabtu (14/9). Laga selanjutnya cukup berat.

Lima hari berselang, Madrid akan bertandang ke Paris. Skuat Zinedine Zidane akan menghadapi Paris Saint-Germain di Parc des Princes, Kamis (19/9) dini hari WIB, dalam laga perdana Grup A.

Kemudian, Madrid langsung bertanding lagi empat hari berselang. Selanjutnya Madrid kembali ditunggu lawan menyulitkan, yakni menghadapi Sevilla di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Senin (23/9).

Kemudian, tiga laga dengan masing-masing rentang waktu tiga hari mesti dilakoni Madrid dengan menghadapi Osasuna (26/9) dan Atletico Madrid (29/9) di Liga Spanyol, serta Club Brugge di Liga Champions (1/10).

Terakhir, Madrid akan menghadapi Granada di Bernabeu pada 5 Oktober 2019. Setelahnya, kompetisi akan libur kembali untuk jeda internasional.

Situasi itu cukup menyulitkan Madrid. Selain lajunya yang masih terseok-seok di awal musim, yakni baru mengemas sekali menang dan dua kali ditahan imbang, beberapa kondisi pilarnya juga tengah disorot.

Eden Hazard, James Rodriguez, dan Isco masih berpacu dengan waktu untuk pulih, sementara yang terbaru Luka Jovic mengalami cedera saat membela Serbia di Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Belum lagi hukuman sanksi yang diterima Bale akibat kartu merah di laga melawan Villarreal, dan kehilangan Sergio Ramos di Liga Champions karena sanksi UEFA.

So, bisakah Madrid melewati ujiannya di awal musim?

Ramos ke Media: Tolong, Hormati Privasi Bale

Sergio Ramos melindungi Gareth Bale dari kritik yang menghantamnya. Buat Ramos, Bale itu pemain hebat dan akan sangat berguna untuk Real Madrid.

Bale sempat terombang-ambing masa depannya setelah Zinedine Zidane awalnya tidak menginginkan pemain Wales tersebut. Meski demikian, sulitnya Madrid mendapatkan Neymar dan pemain bintang lainnya membuat Bale akhirnya bertahan.

Apalagi petinggi Madrid tidak menginginkan Bale dijual murah ke Jiangsu Suning yang begitu menginginkannya. Bertahan di Madrid ternyata jadi jalan terbaik untuk Bale.

Di tengah badai cedera yang mendera tim ibukota itu, Bale malah jadi oase di tengah padang pasir. Bale langsung tancap gas di awal musim dengan torehan dua gol dan satu assist dari tiga pertandingan.

Bale seperti hidup kembali dan membuktikan kalau dia masih bisa berkontribusi besar untuk Madrid. Ramos pun senang dengan performa rekan setimnya itu dan berharap Bale bisa konsisten.

“Anda melihat banyak pemberitaan di media. Ada yang benar, ada yang tidak. Kita semua hidup di dunia seperti ini dan kita harus bisa mengatasinya,” ujar Ramos seperti dikutip Sportskeeda,

“Terkait apa yang dikatakan soal Gareth, saya rasa waktu akan membuktikannya. Menurut saya apapun yang pemain lakukan di dalam hidupnya, semua orang harus menghormatinya dan tidak membicarakannya. Kita bebas saja melakukan apapun yang kita mau di waktu luang,” sambung Ramos terkait hobi Bale bermain golf.

“Tentu saja secara profesional, Anda harus bertanggung jawab kepada klub dan Anda harus bisa sejujur mungkin. Setelah itu, terserah mereka mau melakukan apapun di rumah dengan segala risikonya,” demikian dia.