Mau ke Mana Navas Jika Pergi dari Madrid?

Mau ke Mana Navas Jika Pergi dari Madrid?

Keylor Navas dikabarkan sudah tak dinginkan lagi oleh Real Madrid. Ke mana kiper 32 tahun itu bisa berlabuh?

Marca mengabarkan bahwa Navas sudah dipersilakan meninggalkan Bernabeu akhir musim ini atas keinginan petinggi klub. Pelatih Zinedine Zidane juga sudah menyerah untuk mempertahankan si kiper.

Belum diketahui ke mana kiper asal Kosta Rika itu akan hijrah. AS menilai ada beberapa klub top yang bisa menjadi pelabuhan Navas selanjutnya, terlebih dia bisa dilepas dengan harga murah mengingat kontrak yang bakal habis akhir musim depan.

Salah satu kemungkinannya adalah Arsenal. Meriam London akhir musim ini sudah ditinggal Petr Cech yang memutuskan pensiun. Kehilangan Cech bisa ditambal dengan mendatangkan Navas.

AS Roma juga bisa menjadi persinggahan Navas. Giallorossi sejauh ini belum menemukan kiper pengganti Alisson Becker yang pergi ke Liverpool pada musim panas 2018.

Robin Olsen, yang diharapkan bisa menjadi penerus, belum cukup memuaskan. Kiper asal Swedia itu sudah kebobolan 58 gol dalam 35 penampilan.

Paris Saint-Germain dikabarkan menawar kiper Manchester United, David de Gea. Hal tersebut dengan kemungkinan tidak diperpanjangnya kontrak Gianluigi Buffon.

Jika rumor terkait PSG dan De Gea menjadi nyata, MU bisa mengambil langkah cepat dengan memboyong Navas. Keberadaan Navas juga bisa menjadi modal bagus untuk menambah pemain kenyang pengalaman di ruang ganti, yang sejauh ini The Red Devils mulai banyak dihuni pemain muda.

Navas juga bisa menjadi alat tukar Madrid untuk mendapatkan De Gea. Dengan penampilan Thibaut Courtois yang belum oke, bukan tidak mungkin Los Blancos kembali melirik De Gea yang sempat nyaris ke Bernabeu pada 2015.

Zidane Tak Berkutik, Perjalanan Keylor Navas di Madrid Segera Berakhir?

Perjalanan Keylor Navas di Real Madrid akan tamat di akhir musim ini. Pihak klub dikabarkan sudah mengambil keputusan tanpa bisa dibantah oleh pelatih Zinedine Zidane.

Laporan awal datang dari Jugones salah satu presenter televisi di La Sexta, yang telah dikonfirmasi oleh Marca. Zidane juga disebut sudah menyampaikan ke Navas tentang hal itu pada akhir pekan lalu.

Kiper asal Kosta Rika diklaim sangat sedih. Navas masih sangat yakin bisa bersaing dengan Thibaut Courtois untuk menjadi kiper utama El Real.

Navas kehilangan tempat di skuat inti setelah kepergian Zidane. Navas menjadi pilihan utama lagi ketika Zidane kembali, namun kiper 32 tahun itu tak lagi bermain pada tiga laga terakhir Los Blancos.

Pelatih asal Prancis itu menyatakan bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan mengenai situasi ini. Dewan klub sudah membuat keputusan. Madrid telah memilih untuk percaya kepada Courtois, jadi Navas harus meninggalkan Bernabeu.

Artinya, pertandingan akhir pekan nanti melawan Real Betis akan menjadi yang terakhir bersama Los Blancos. Betis juga sebagai lawan yang sama saat Navas berada di depan pintu keluar pada Agustus 2015, ketika Madrid berusaha untuk mengontrak David de Gea dari Manchester United.

Pada awal April, Navas mengatakan bahwa dirinya bisa meninggalkan Madrid jika Zidane yang meminta. Dengan laporan yang beredar, besar kemungkinan hal tersebut terjadi.

“Kalau pelatih bilang saya harus pergi, itulah yang akan saya lakukan. Tapi saya punya kontrak dan masa kini saya adalah di Real Madrid,” ujar Navas seperti dilansir AS.

“Saya selalu mencoba memberi yang terbaik dan meyakinkan pelatih bahwa saya seharusnya bermain. Saya punya kontrak dan saya ingin ada di sini, tapi kita lihat saja nanti apa yang terjadi,” sambungnya.

Navas adalah salah satu kiper yang menuai sukses besar bersama Madrid. Dia punya andil besar dalam keberhasilan klub memenangi Liga Champions tiga kali secara beruntun. Catatan itu menyamain Juan Alonso, Rogelio Dominguez, dan Heinz Stuy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *