Liverpool sudah tiga kali kalah dalam tiga kompetisi berbeda. Mungkinkah, gara-gara tak ada Jordan Henderson?

Kekalahan bagi Liverpool dimulai saat di leg pertama babak 16 besar Liga Champions bertamu ke Atletico Madrid pada 19 Februari kemarin. Atletico menang 1-0.

Dalam laga tersebut, sang kapten Jordan Henderson mengalami cedera hamstring dan harus absen sekitar satu bulan. Setelah itu kala sang kapten absen, Liverpool mulai kesulitan untuk menang.

Berturut-turut, mereka menang tipis 3-2 dari West Ham di kandang, selanjutnya bertamu ke Watford dan dibantai tiga gol tanpa balas. teranyar, Rabu (4/3/2020) dini hari WIB tadi ditaklukan Chelsea di Piala FA.

Dilansir dari Metro, kiper Watford, Ben Foster berpendapat Liverpool kehilangan sosok Jordan Henderson. Henderson tak hanya sebagai kapten, tapi juga nyawa tim.

“Kehilangan Henderson adalah kerugian besar bagi Liverpool. Henderson adalah otak permainannya,” katanya.

“Mane, Salah, dan Firmino tampak frustasi karena tidak ada yang menyuplai bola. Mereka sungguh kesulitan,” lanjut Foster.

Menurut Foster, Liverpool memang masih mempunyai beberapa pemain lain seperti Alex Oxlade-Chamberlain. Namun menurutnya, Henderson adalah sosok yang berbeda.

“Henderson berbeda dengan siapapun. Dia bisa mengalirkan bola dari depan ke belakang, yang mana jadi makanan empuk bagi para penyerangnya,” tutup Foster.