Kompany Pergi, Siapa Penggantinya di Lini Belakang City?

Kompany Pergi, Siapa Penggantinya di Lini Belakang City?

Pep Guardiola masih melihat peluang untuk mendatangkan bek tengah anyar. Ia sedang mencari pengganti dari Vincent Kompanyyang hengkang.

Manchester City mendatangkan Rodri dari Atletico Madrid dan Angelino dari PSV Eindhoven pada bursa transfer musim panas ini. Tambahan dua pemain ini sudah membuat Guardiola puas dengan skuatnya.

Hal ini membuat pria asal Spanyol ini tak tak berniat lagi mengeluarkan uang untuk mendatangkan pemain. Meski begitu, ia masih melihat peluang untuk mendatangkan seorang bek tengah.

Sektor ini menjadi fokus Guardiola setelah mereka ditinggal oleh Kompany. Kapten City musim lalu ini hengkang ke Anderlecht untuk menjadi pelatih merangkap sebagai pemain.

Guardiola berusaha bersikap realitis di sisa bursa transfer kali ini. Pasalnya ia mengaku cukup sulit mendatangkan pemain yang sesuai dengan keinginannya.

“Tidak, tidak banyak (lagi yang akan datang). Saya puas dengan muka-muka yang kita miliki saat ini!. Akan tetapi pasar transfer saat ini cukup sulit dan timnya kami cukup bagus. Mungkin kemungkinan transfer nol, satu dan mungkin satu setengah!” tutur Guardiola dikutip dari situs resmi Manchester City.

“Jika kita bisa, kita akan berusaha melakukannya, jika kita tidak bisa, kita akan bertahan hidup tanpa bek tengah yang baru,” ungkapnya.

Mantan pelatih Barcelona ini juga masih percaya dengan John Stones sebagai salah satu palang pintu di jantung pertahanan. Walaupun bek asal Inggris ini dianggap kerap kali melakukan blunder.

“Dia masih muda. Dia membuat satu atau dua kali kesalahan, tidak terlalu banyak,” ujarnya.

“Situasi seperti itu membuat pemain berpikiran terbuka. Anda akan menjadi lebih kuat.

“Di sepak bola lebih banyak kesalahan daripada kesuksesan, dan kamu kalah lebih kalah daripada yang kamu menangkan. Ini proses untuk menjadi lebih baik. Itu tergantung padanya,” tutur pelatih 48 tahun ini membela Stones.

Senilai Rp 19,5 Triliun, Manchester City Punya Skuat Paling Mahal di Inggris

Manchester City jadi klub dengan komposisi skuat paling mahal di Premier League. Seluruh penggawa The Citizens ditaksir bernilai Rp 19,5 triliun.

Data yang dihimpun dari Transfermarkt, City menyambut musim baru dengan mengalami peningkatan nilai skuat. Josep Guardiola beberapa pekan lalu menambah amunisinya dengan mendatangkan Rodri dengan banderol 63 juta poundsterling.

Rodri menambah gemerlap skuat klub juara Liga Inggris musim lalu itu, yang sebelumnya sudah diisi Kevin de Bruyne, Sergio Aguero, Rahem Sterling, hingga Ederson Moraes.

Jika ditotal, skuat City kini bernilai 1,12 miliar poundsterling. Itu setara dengan Rp 19,584 triliun.

City unggul tipis atas Liverpool yang memiliki skuat senilai Rp 17,01 triliun untuk berada di posisi dua. Sementara urutan tiga ditempati Tottenham Hotspur dengan nilai skuat berada di kisaran Rp 14,3 triliun. Chelsea berada di urutan berikutnya dengan nilai Rp 13,7 triliun.

Manchester United keluar dari posisi empat besar setelah Paul Pogba dkk ditaksir bernilai Rp 12,6 triliun. Di belakang Setan Merah ada Arsenal yang skuatnya bernilai Rp 9,11 triliun.

Berikut urutan klub dengan nilai tim paling tinggi di Liga Inggris 2019/2020:

1. Manchester City – Rp 19,5 T
2. Liverpool – Rp 17,01 T
3. Tottenham Hotspur – Rp 14,3 T
4. Chelsea – Rp 13,7 T
5. Manchester United – Rp 12,6 T
6. Arsenal – Rp 9,11 T
7. Everton – Rp 7,6 T
8. Leicester City – Rp 6,8 T
9. West Ham United – Rp 5,6 T
10. Southampton – Rp 4,6 T
11. Bournemouth – Rp 4,5 T
12. Wolverhampton Wanderers – Rp 4,3 T
13. Watford – Rp 3,7 T
14. Crystal Palace – Rp 3,2 T
15. Burnley – Rp 3 T
16. Brighton & Hove Albion – Rp 3 T
17. Newcastle United – Rp 2,8 T
18. Aston Villa – Rp 2,3 T
19. Norwich City – Rp 1,3 T
20. Sheffield United – Rp 800 M